Mikrodermabrasi : Apa itu, Manfaat dan Tipsnya


Apa itu Mikrodermabrasi ?
Mikrodermabrasi adalah tindakan sejenis teknik mengabrasi/pengelupasan (exfoliation) yang menggunakan kristal-kristal mikro untuk menghilangkan sel-sel kulit mati dan merangsang produksi sel kulit baru. Saat pengangkatan lapisan atas kulit, tubuh menafsirkannya sebagai cedera. Itu sebabnya pada jam-jam pertama setelah perawatan, kulit akan sedikit tampak merah membengkak karena sistem imun yang bereaksi terhadap “cedera”. Namun, efek ini akan hilang setelah tubuh bekerja cepat menghasilkan sel-sel kulit baru dan sehat untuk menggantikan yang hilang. Hilangnya lapisan kulit teratas akan membuat kulit cenderung kering karena minyak alaminya juga ikut terangkat. Beberapa bukti menunjukkan bahwa hilangnya kelembapan kulit dalam waktu cepat dapat memicu lapisan kulit dalam untuk bekerja lembur dalam mendorong sel-sel kulit sehat naik ke permukaan. 

Apa sih manfaat treatment ini ?
Metode peremajaan kulit ini dapat memberikan manfaat sebagai berikut: 

1. Mencerahkan kulit wajah 
Sel-sel kulit mati merupakan cikal-bakal kulit kusam. Masalah ini dapat diatasi dengan melakukan mikrodermabrasi secara rutin, karena metode tersebut mampu mengangkat sel-sel kulit mati, yang nantinya akan merangsang pembentukan sel-sel kulit baru. 

2. Membuat kulit wajah lebih halus 
Memiliki wajah yang halus dapat diperoleh dengan rutin mengangkat sel-sel kulit mati. Istilah mikrodermabrasi mirip seperti ‘mengampelas’ kulit wajah. Ini berarti mikrodermabrasi dapat membuat wajah Anda semakin halus dan bersinar. 

3. Menyamarkan hiperpigmentasi 
Hiperpigmentasi adalah perubahan warna kulit yang lebih gelap daripada kulit sehat di sekitarnya. Dengan rutin melakukan mikrodermabrasi, hiperpigmentasi misalnya akibat bekas jerawat dapat tersamarkan. 

Apa yang digunakan ?
Bahan yang digunakan untuk pengelupasan adalah bubuk kristal untuk kulit sensitif. Jenis pengelupasan diamond peel dipilih untuk kulit normal dan tebal, sedangkan kulit kasar dan tebal seperti kulit laki-laki digunakan jenis coarse. Untuk kulit tipis menggunakan jenis fine. Teknik ini punya keunggulan dibanding teknik lainnya seperti pengelupasan kimiawi. Di samping tidak sakit, pengerjaan mikrodermabrasi hanya memerlukan waktu singkat, hanya sekitar 2 jam. Pengelupasan kimia memerlukan waktu 3 hingga 7 hari, sementara pengelupasan dengan laser perlu waktu 4 hingga 6 minggu 

Ada pantangannya ga sih?
Pengangkatan sel kulit mati akan membuat wajah tampak sedikit bengkak memerah, kering, terasa kencang, dan mungkin panas seperti terbakar. Efek samping ini dapat berlangsung dari satu hingga dua hari, namun wajar. 

Karena kulit Anda jadi lebih sensitif setelahnya, Anda harus menghindari paparan sinar matahari langsung selama beberapa hari ke depan. Anda juga perlu mengoleskan pelembap dan tabir surya untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada kulit. 

Selain itu, tanpa stratum korneum yang berfungsi sebagai penghalang antara lingkungan luar dan bagian dalam kulit, krim dan losion jadi bisa bekerja lebih efektif karena akan lebih banyak bahan aktif dan kelembapan yang dapat terserap hingga ke lapisan terbawah kulit. 

Hindari menggunakan riasan wajah selama 24 jam setelah prosedur.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mikrodermabrasi : Apa itu, Manfaat dan Tipsnya"

Posting Komentar